GajiHubSOP
K3 (Keselamatan)

SOP Evakuasi Darurat Kebakaran dan Gempa

Panduan standar evakuasi darurat kebakaran dan gempa untuk memastikan keselamatan karyawan dan aset perusahaan secara cepat dan terkoordinasi.

Diperbarui 20 Apr 20260 download3 views

Tujuan

SOP ini disusun untuk memberikan panduan yang sistematis, terstruktur, dan mudah dipahami dalam menghadapi situasi darurat akibat kebakaran dan gempa bumi di lingkungan perusahaan. Tujuan utama dari SOP ini adalah untuk melindungi keselamatan jiwa seluruh karyawan, tamu, dan pihak terkait lainnya, serta meminimalkan kerugian terhadap aset perusahaan. Dengan adanya prosedur yang jelas, diharapkan seluruh pihak dapat bertindak cepat, tepat, dan terkoordinasi saat terjadi keadaan darurat. SOP ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan, kesadaran, serta kompetensi seluruh personel dalam menghadapi risiko bencana sesuai dengan prinsip Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Ruang Lingkup

SOP ini berlaku untuk seluruh area operasional perusahaan, termasuk kantor pusat, cabang, pabrik, gudang, dan fasilitas pendukung lainnya. SOP ini mencakup seluruh individu yang berada di lingkungan kerja, baik karyawan tetap, kontrak, tenaga alih daya, tamu, maupun pihak eksternal lainnya. Prosedur ini mencakup tindakan sebelum, saat, dan setelah terjadi kebakaran atau gempa bumi, termasuk sistem peringatan dini, proses evakuasi, penanganan darurat, hingga evaluasi pasca kejadian. SOP ini juga mengatur peran dan tanggung jawab setiap pihak yang terlibat dalam manajemen keadaan darurat untuk memastikan koordinasi yang efektif.

Definisi

IstilahDefinisi
Evakuasi DaruratProses pemindahan orang dari area berbahaya ke lokasi yang lebih aman dalam kondisi darurat.
Titik KumpulLokasi aman yang telah ditentukan sebagai tempat berkumpul setelah proses evakuasi dilakukan.
APARAlat Pemadam Api Ringan yang digunakan untuk memadamkan api pada tahap awal kebakaran.
Tim Tanggap DaruratTim khusus yang ditunjuk oleh perusahaan untuk menangani situasi darurat dan mengoordinasikan evakuasi.
Jalur EvakuasiRute yang telah ditentukan untuk keluar dari area berbahaya menuju titik kumpul dengan aman.

Tanggung Jawab

PihakTanggung Jawab
Manajemen PerusahaanMenetapkan kebijakan, menyediakan sumber daya, serta memastikan implementasi SOP berjalan dengan baik dan sesuai regulasi.
Tim K3Menyusun, mensosialisasikan, dan melakukan evaluasi terhadap SOP evakuasi serta memastikan kesiapan sarana prasarana keselamatan.
Tim Tanggap DaruratMengkoordinasikan evakuasi, membantu penanganan korban, dan memastikan seluruh area telah dikosongkan dengan aman.
Seluruh KaryawanMematuhi prosedur evakuasi, mengikuti arahan tim tanggap darurat, serta menjaga ketertiban selama proses evakuasi berlangsung.
Petugas KeamananMengamankan area, membantu pengaturan jalur evakuasi, serta berkoordinasi dengan pihak eksternal seperti pemadam kebakaran dan BNPB.

Prosedur

Tahap 1: Persiapan dan Pencegahan

Tahap ini bertujuan untuk memastikan seluruh sistem, peralatan, dan personel siap menghadapi keadaan darurat melalui langkah pencegahan dan kesiapsiagaan.

  1. Melakukan identifikasi risiko kebakaran dan gempa di seluruh area kerja secara berkala.
  2. Memastikan jalur evakuasi, pintu darurat, dan titik kumpul dalam kondisi jelas, tidak terhalang, dan diberi tanda yang sesuai standar.
  3. Menyediakan dan memelihara peralatan darurat seperti APAR, alarm kebakaran, hydrant, dan sistem peringatan gempa.
  4. Melakukan pelatihan dan simulasi evakuasi minimal dua kali dalam setahun bagi seluruh karyawan.
  5. Menyusun dan mendistribusikan peta jalur evakuasi di area strategis.

Penanggung Jawab: Tim K3 dan Manajemen

Dokumen: Peta Jalur Evakuasi, Checklist Inspeksi K3, Jadwal Simulasi Evakuasi

Tahap 2: Deteksi dan Peringatan Dini

Tahap ini menjelaskan tindakan awal saat terdeteksi adanya kebakaran atau gempa, termasuk penyampaian informasi kepada seluruh penghuni gedung.

  1. Mengaktifkan alarm kebakaran atau sistem peringatan darurat segera setelah kejadian terdeteksi.
  2. Melaporkan kejadian kepada Tim Tanggap Darurat dan petugas keamanan.
  3. Mengumumkan instruksi evakuasi melalui sistem pengeras suara atau komunikasi internal.
  4. Menghubungi instansi terkait seperti pemadam kebakaran atau BPBD jika diperlukan.

Penanggung Jawab: Petugas Keamanan dan Tim Tanggap Darurat

Dokumen: Form Laporan Kejadian Darurat, Daftar Kontak Darurat, Protokol Komunikasi Darurat

Tahap 3: Pelaksanaan Evakuasi

Tahap ini mengatur proses evakuasi secara sistematis untuk memastikan seluruh individu dapat keluar dari area berbahaya dengan aman.

  1. Menghentikan seluruh aktivitas kerja dan segera menuju jalur evakuasi terdekat dengan tertib.
  2. Tidak menggunakan lift dan hanya menggunakan tangga darurat.
  3. Mengikuti arahan Tim Tanggap Darurat dan tidak panik selama proses evakuasi.
  4. Membantu rekan kerja yang membutuhkan bantuan, seperti penyandang disabilitas atau tamu.
  5. Segera menuju titik kumpul yang telah ditentukan tanpa kembali ke area berbahaya.

Penanggung Jawab: Seluruh Karyawan dan Tim Tanggap Darurat

Dokumen: Daftar Kehadiran Karyawan, Panduan Evakuasi, Peta Titik Kumpul

Tahap 4: Penanganan di Titik Kumpul

Tahap ini memastikan seluruh individu yang telah dievakuasi berada dalam kondisi aman dan terdata dengan baik.

  1. Melakukan pendataan seluruh karyawan dan tamu yang telah tiba di titik kumpul.
  2. Melaporkan kepada koordinator jika terdapat individu yang belum ditemukan.
  3. Memberikan pertolongan pertama kepada korban yang mengalami cedera.
  4. Menunggu instruksi lebih lanjut dari pihak berwenang sebelum kembali ke area kerja.

Penanggung Jawab: Tim Tanggap Darurat dan HR

Dokumen: Daftar Absensi Evakuasi, Form Laporan Korban, Checklist Titik Kumpul

Tahap 5: Pemulihan dan Evaluasi

Tahap ini mencakup proses evaluasi dan pemulihan setelah keadaan darurat selesai untuk meningkatkan efektivitas SOP di masa depan.

  1. Melakukan evaluasi terhadap proses evakuasi untuk mengidentifikasi kekurangan dan perbaikan.
  2. Menyusun laporan kejadian secara lengkap dan terdokumentasi.
  3. Melakukan perbaikan terhadap fasilitas yang rusak akibat kejadian.
  4. Mengadakan pelatihan ulang jika ditemukan ketidaksesuaian dalam pelaksanaan SOP.
  5. Memperbarui SOP sesuai hasil evaluasi dan perkembangan regulasi terbaru.

Penanggung Jawab: Tim K3 dan Manajemen

Dokumen: Laporan Evaluasi Evakuasi, Form Investigasi Insiden, Rencana Tindak Lanjut

Dokumen Terkait

  • Peta Jalur Evakuasi dan Titik Kumpul
  • Form Laporan Kejadian Darurat
  • Checklist Inspeksi Peralatan K3
  • Daftar Kontak Darurat Eksternal
  • Panduan Penggunaan APAR

Referensi

  • Undang-Undang No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja
  • Peraturan Pemerintah No. 50 Tahun 2012 tentang Penerapan SMK3
  • Permenaker No. PER.04/MEN/1980 tentang Syarat Pemasangan dan Pemeliharaan APAR
  • SNI 03-1746-2000 tentang Tata Cara Perencanaan dan Pemasangan Sarana Jalan Keluar untuk Penyelamatan terhadap Bahaya Kebakaran
  • Pedoman BNPB tentang Penanggulangan Bencana Gempa Bumi

Bagikan SOP ini:

💡

Sudah punya SOP K3 (Keselamatan)?

Otomatisasi proses k3 (keselamatan) Anda dengan fitur lengkap GajiHub. Kelola payroll, absensi, rekrutmen, dan data karyawan dalam satu platform.

Pelajari GajiHub