GajiHubSOP
Quality Control

SOP Pengendalian Mutu Produk Jadi

SOP ini mengatur proses pengendalian mutu produk jadi untuk memastikan kesesuaian dengan standar kualitas perusahaan sebelum didistribusikan ke pelanggan.

Diperbarui 20 Apr 20260 download2 views

Tujuan

SOP ini disusun untuk memastikan bahwa seluruh produk jadi yang dihasilkan oleh perusahaan telah memenuhi standar mutu yang telah ditetapkan sebelum didistribusikan kepada pelanggan. Dengan adanya prosedur ini, perusahaan dapat meminimalkan risiko cacat produk, meningkatkan kepuasan pelanggan, menjaga reputasi perusahaan, serta memastikan kepatuhan terhadap standar mutu internal maupun regulasi yang berlaku di Indonesia. SOP ini juga bertujuan untuk menciptakan proses kerja yang sistematis, terdokumentasi, dan dapat diaudit.

Ruang Lingkup

SOP ini berlaku untuk seluruh proses pengendalian mutu produk jadi yang dilakukan di area produksi, gudang, maupun sebelum pengiriman kepada pelanggan. Prosedur ini mencakup kegiatan inspeksi visual, pengujian kualitas, verifikasi dokumen, penanganan produk tidak sesuai (non-conforming product), serta pelaporan hasil inspeksi. SOP ini berlaku bagi seluruh karyawan yang terlibat dalam proses quality control, termasuk tim QC, produksi, gudang, dan manajemen terkait.

Definisi

IstilahDefinisi
Produk JadiBarang yang telah selesai diproduksi dan siap untuk dijual atau didistribusikan kepada pelanggan.
Quality Control (QC)Proses operasional yang dilakukan untuk memastikan bahwa produk memenuhi standar mutu yang telah ditetapkan.
Non-Conforming ProductProduk yang tidak memenuhi spesifikasi atau standar kualitas yang telah ditentukan.
SamplingProses pengambilan contoh produk dari suatu batch untuk dilakukan pemeriksaan kualitas.
Inspection ReportDokumen yang berisi hasil pemeriksaan mutu terhadap produk jadi.

Tanggung Jawab

PihakTanggung Jawab
QC InspectorMelakukan inspeksi dan pengujian terhadap produk jadi sesuai dengan standar yang berlaku serta mendokumentasikan hasilnya.
Supervisor QCMengawasi pelaksanaan pengendalian mutu, memverifikasi hasil inspeksi, dan mengambil keputusan terhadap produk yang tidak sesuai.
Tim ProduksiMemastikan produk diproduksi sesuai spesifikasi dan membantu proses perbaikan jika ditemukan ketidaksesuaian.
Manajer OperasionalMenyetujui kebijakan mutu dan memastikan implementasi SOP berjalan dengan efektif.
Tim GudangMenyimpan dan menangani produk jadi sesuai status kualitas (approved, rejected, atau hold).

Prosedur

Tahap 1: Persiapan Pemeriksaan Produk Jadi

Tahap ini bertujuan untuk memastikan bahwa semua sumber daya, dokumen, dan alat ukur yang diperlukan dalam proses inspeksi telah tersedia dan dalam kondisi baik.

  1. QC Inspector menerima informasi batch produk jadi yang akan diperiksa dari bagian produksi atau gudang.
  2. Memastikan seluruh alat ukur dan alat uji telah dikalibrasi sesuai standar yang berlaku.
  3. Menyiapkan dokumen inspeksi seperti checklist, standar spesifikasi produk, dan formulir laporan inspeksi.

Penanggung Jawab: QC Inspector

Dokumen: Form Checklist Inspeksi, Standar Spesifikasi Produk, Log Kalibrasi Alat

Tahap 2: Pelaksanaan Sampling Produk

Tahap ini dilakukan untuk mengambil sampel produk secara representatif dari batch produksi guna memastikan efisiensi dan efektivitas pemeriksaan.

  1. Menentukan jumlah sampel berdasarkan metode sampling yang berlaku (misalnya AQL atau standar internal perusahaan).
  2. Mengambil sampel secara acak dari batch produk jadi yang telah diproduksi.
  3. Memberi label identifikasi pada sampel untuk memudahkan pelacakan selama proses inspeksi.

Penanggung Jawab: QC Inspector

Dokumen: Form Sampling Produk, Data Batch Produksi, Label Identifikasi Sampel

Tahap 3: Pelaksanaan Inspeksi dan Pengujian

Pada tahap ini dilakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap sampel produk berdasarkan parameter kualitas yang telah ditetapkan.

  1. Melakukan inspeksi visual terhadap kondisi fisik produk seperti warna, bentuk, dan cacat fisik.
  2. Melakukan pengujian fungsional atau teknis sesuai dengan jenis produk dan standar yang berlaku.
  3. Mencatat seluruh hasil inspeksi dan pengujian ke dalam formulir laporan secara akurat dan lengkap.

Penanggung Jawab: QC Inspector

Dokumen: Form Laporan Inspeksi, Standar Pengujian Produk, Checklist QC

Tahap 4: Evaluasi Hasil dan Keputusan Mutu

Tahap ini bertujuan untuk mengevaluasi hasil inspeksi dan menentukan status produk apakah diterima, ditolak, atau memerlukan tindakan lebih lanjut.

  1. Membandingkan hasil inspeksi dengan standar spesifikasi yang telah ditetapkan.
  2. Menentukan status produk (Approved, Rejected, atau Hold) berdasarkan hasil evaluasi.
  3. Melaporkan hasil keputusan kepada Supervisor QC untuk verifikasi dan persetujuan.

Penanggung Jawab: Supervisor QC

Dokumen: Laporan Hasil QC, Form Status Produk, Rekaman Keputusan QC

Tahap 5: Penanganan Produk Tidak Sesuai

Tahap ini mengatur penanganan terhadap produk yang tidak memenuhi standar kualitas agar tidak sampai ke pelanggan.

  1. Mengisolasi produk yang tidak sesuai di area khusus dengan label yang jelas.
  2. Melakukan analisis penyebab ketidaksesuaian bersama tim terkait.
  3. Menentukan tindakan perbaikan seperti rework, scrap, atau retur ke proses produksi.

Penanggung Jawab: Supervisor QC

Dokumen: Form Non-Conformance Report (NCR), Log Produk Reject, Form Tindakan Perbaikan

Tahap 6: Penyimpanan dan Distribusi Produk

Tahap ini memastikan bahwa hanya produk yang telah lolos inspeksi yang disimpan dan didistribusikan kepada pelanggan.

  1. Memberikan label status 'Approved' pada produk yang telah lulus inspeksi.
  2. Mengirimkan produk ke gudang untuk disimpan sesuai prosedur penyimpanan.
  3. Memastikan hanya produk dengan status approved yang dapat dikirim ke pelanggan.

Penanggung Jawab: Tim Gudang

Dokumen: Label Status Produk, Surat Jalan, Dokumen Pengiriman

Tahap 7: Pelaporan dan Dokumentasi

Tahap ini bertujuan untuk memastikan seluruh kegiatan pengendalian mutu terdokumentasi dengan baik dan dapat ditelusuri.

  1. Mengarsipkan seluruh dokumen inspeksi dan pengujian secara sistematis.
  2. Menyusun laporan berkala mengenai hasil pengendalian mutu untuk manajemen.
  3. Melakukan evaluasi berkala terhadap tren kualitas produk untuk perbaikan berkelanjutan.

Penanggung Jawab: Supervisor QC

Dokumen: Arsip Laporan QC, Laporan Bulanan Kualitas, Data Analisis Kualitas

Dokumen Terkait

  • Form Checklist Inspeksi Produk Jadi
  • Form Non-Conformance Report (NCR)
  • Laporan Hasil Quality Control
  • Standar Spesifikasi Produk
  • Prosedur Penanganan Produk Reject

Referensi

  • ISO 9001:2015 tentang Sistem Manajemen Mutu
  • Peraturan Menteri Perindustrian Republik Indonesia terkait standar mutu produk
  • SNI (Standar Nasional Indonesia) sesuai jenis produk
  • UU No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen
  • Pedoman Cara Produksi yang Baik (CPPOB/CPOTB jika relevan)

Bagikan SOP ini:

💡

Sudah punya SOP Quality Control?

Otomatisasi proses quality control Anda dengan fitur lengkap GajiHub. Kelola payroll, absensi, rekrutmen, dan data karyawan dalam satu platform.

Pelajari GajiHub