GajiHubSOP
Operasional

SOP Penanganan Material

Prosedur standar penanganan material untuk memastikan keamanan, efisiensi, dan kualitas dalam proses operasional perusahaan.

Diperbarui 24 Apr 20260 download3 views
Preview SOP Penanganan Material

Tujuan

SOP ini disusun untuk memberikan pedoman yang jelas dan terstandarisasi dalam proses penanganan material di lingkungan perusahaan. Tujuan utama dari SOP ini adalah untuk memastikan bahwa setiap aktivitas yang berkaitan dengan penerimaan, penyimpanan, pemindahan, hingga distribusi material dilakukan secara efisien, aman, dan sesuai dengan standar kualitas yang telah ditetapkan. Selain itu, SOP ini bertujuan untuk meminimalkan risiko kerusakan material, kehilangan, serta kecelakaan kerja, sekaligus meningkatkan produktivitas dan akurasi dalam operasional logistik dan gudang.

Ruang Lingkup

SOP ini berlaku untuk seluruh aktivitas penanganan material yang dilakukan di area operasional perusahaan, termasuk gudang, area produksi, dan distribusi. Ruang lingkup mencakup proses penerimaan material dari pemasok, pemeriksaan kualitas, penyimpanan di gudang, pemindahan antar lokasi, hingga pengeluaran material untuk kebutuhan produksi atau distribusi. SOP ini juga berlaku bagi seluruh karyawan yang terlibat dalam aktivitas tersebut, termasuk petugas gudang, supervisor, bagian logistik, serta pihak terkait lainnya yang berhubungan dengan pengelolaan material.

Definisi

IstilahDefinisi
MaterialSegala bentuk bahan baku, barang setengah jadi, atau barang jadi yang digunakan atau dihasilkan dalam proses operasional perusahaan.
GudangTempat penyimpanan material yang dikelola secara sistematis untuk menjaga kualitas dan ketersediaan barang.
FIFO (First In First Out)Metode pengelolaan material di mana barang yang pertama masuk harus menjadi barang pertama yang digunakan atau dikeluarkan.
Handling EquipmentPeralatan yang digunakan untuk memindahkan material seperti forklift, hand pallet, dan conveyor.
Stock OpnameKegiatan pengecekan fisik terhadap persediaan material untuk memastikan kesesuaian dengan catatan sistem.

Tanggung Jawab

PihakTanggung Jawab
Manajer OperasionalMengawasi implementasi SOP secara keseluruhan serta memastikan seluruh proses berjalan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
Supervisor GudangMengkoordinasikan kegiatan penanganan material dan memastikan kepatuhan terhadap prosedur operasional.
Petugas GudangMelaksanakan proses penerimaan, penyimpanan, pemindahan, dan pengeluaran material sesuai SOP.
Tim Quality ControlMelakukan inspeksi kualitas material yang diterima dan memastikan kesesuaiannya dengan standar perusahaan.
Tim K3Memastikan seluruh aktivitas penanganan material dilakukan dengan memperhatikan aspek keselamatan dan kesehatan kerja.

Prosedur

Tahap 1: Penerimaan Material

Tahap ini mencakup proses penerimaan material dari pemasok hingga verifikasi awal sebelum material masuk ke area gudang.

  1. Menerima dokumen pengiriman dari pemasok dan mencocokkannya dengan purchase order yang ada.
  2. Melakukan pemeriksaan fisik terhadap material yang diterima untuk memastikan tidak ada kerusakan atau kekurangan.
  3. Mencatat hasil penerimaan dalam sistem atau formulir penerimaan material secara lengkap dan akurat.

Penanggung Jawab: Petugas Gudang dan Tim Quality Control

Dokumen: Purchase Order, Surat Jalan, Form Penerimaan Material

Tahap 2: Pemeriksaan dan Validasi Kualitas

Material yang diterima harus melalui proses inspeksi untuk memastikan kualitas sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan.

  1. Melakukan inspeksi visual dan pengujian jika diperlukan sesuai standar kualitas perusahaan.
  2. Membandingkan spesifikasi material dengan dokumen teknis atau standar yang berlaku.
  3. Memberikan status diterima atau ditolak pada material berdasarkan hasil inspeksi.

Penanggung Jawab: Tim Quality Control

Dokumen: Laporan Inspeksi Material, Standar Spesifikasi Material, Form QC

Tahap 3: Penyimpanan Material

Material yang telah lolos inspeksi disimpan di lokasi yang sesuai dengan sistem penyimpanan yang berlaku.

  1. Menentukan lokasi penyimpanan berdasarkan jenis, ukuran, dan karakteristik material.
  2. Menyusun material menggunakan metode FIFO atau metode lain yang ditentukan perusahaan.
  3. Memberikan label atau identifikasi yang jelas pada setiap material yang disimpan.

Penanggung Jawab: Petugas Gudang

Dokumen: Kartu Stok, Label Material, Layout Gudang

Tahap 4: Pemindahan Material

Proses pemindahan material dari satu lokasi ke lokasi lain harus dilakukan dengan aman dan efisien.

  1. Menggunakan alat bantu yang sesuai seperti forklift atau hand pallet untuk memindahkan material.
  2. Memastikan jalur pemindahan aman dan bebas hambatan.
  3. Mencatat setiap pergerakan material dalam sistem atau logbook.

Penanggung Jawab: Petugas Gudang

Dokumen: Form Pemindahan Material, Logbook Pergerakan Barang, Checklist Peralatan

Tahap 5: Pengeluaran Material

Material dikeluarkan dari gudang untuk keperluan produksi atau distribusi berdasarkan permintaan resmi.

  1. Menerima permintaan material dari departemen terkait yang telah disetujui.
  2. Menyiapkan material sesuai dengan permintaan dan memastikan kesesuaian jumlah serta spesifikasi.
  3. Mencatat pengeluaran material dalam sistem dan memperbarui stok secara real-time.

Penanggung Jawab: Petugas Gudang dan Supervisor Gudang

Dokumen: Form Permintaan Material, Surat Pengeluaran Barang, Kartu Stok

Tahap 6: Pengendalian dan Stock Opname

Tahap ini bertujuan untuk memastikan akurasi data stok serta mengidentifikasi potensi selisih atau kehilangan material.

  1. Melakukan stock opname secara berkala sesuai jadwal yang ditentukan.
  2. Membandingkan hasil fisik dengan data dalam sistem.
  3. Menyusun laporan hasil stock opname dan melakukan investigasi jika terdapat selisih.

Penanggung Jawab: Supervisor Gudang dan Tim Audit Internal

Dokumen: Form Stock Opname, Laporan Selisih Stok, Berita Acara Pemeriksaan

Dokumen Terkait

  • Form Penerimaan Material
  • Laporan Inspeksi Quality Control
  • Form Permintaan dan Pengeluaran Barang
  • Kartu Stok Gudang
  • Laporan Stock Opname

Referensi

  • Undang-Undang No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja
  • Peraturan Pemerintah No. 50 Tahun 2012 tentang Penerapan SMK3
  • ISO 9001:2015 Sistem Manajemen Mutu
  • ISO 45001:2018 Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja

Bagikan SOP ini:

💡

Sudah punya SOP Operasional?

Otomatisasi proses operasional Anda dengan fitur lengkap GajiHub. Kelola payroll, absensi, rekrutmen, dan data karyawan dalam satu platform.

Pelajari GajiHub